Balada Wakil Bupati Kupang : Ruang Kerja Tergenang Air, Rujab Tanpa Fasilitas, BBM Tidak Cukup

- Editor

Selasa, 2 Mei 2023 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah kondisi ruangan kerja Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe. Foto: SK/JN

Inilah kondisi ruangan kerja Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe. Foto: SK/JN

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Balada Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe. Ruang kerjanya tergenang air saat hujan akibat atap gedung yang baru saja direhab tapi sudah bocor, tidak ada fasilitas di Rumah Jabatan Wakil Bupati Kupang dan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak cukup untuk operasional mobil dinas wakil bupati.

Hal ini dikisahkan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe kepada media ini, Kamis (27/04/2023) di ruang kerjanya,

Jerry mengatakan, selain air tergenang, di lantai, tembok ruangan juga terkelupas. Akibatnya, ia tidak bisa bekerja dengan nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Jerry, sebelum pergantian atap gedung di bagian ruang kerjanya itu, tidak ada kebocoran yang banyak seperti saat ini. Namun setelah pergantian atap yang menelan anggaran sebesar Rp 2 miliar lebih tersebut malah kebocoran atap makin parah.

Ia mengatakan, kondisi ruang kerjanya itu sudah pernah disampaikan kepada Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kabupaten Kupang, John Sula dan Asisten I Setda Kabupaten Kupang, Novita Foenay. Namun anehnya, John dan Novita tidak peduli.

Baca Juga  Setelah Dapat Rekomendasi PAN, Paket Korsa Sebut Rekomendasi Empat Parpol Menyusul

“Sudah saya omong mungkin sudah empat atau lima bulan yang lalu mulai awal musim hujan sampai saat ini tapi tidak ada kepedulian dari bagian umum. Saya sudah omong ulang-ulang. Bahkan saya sudah bicara dengan keras. Tapi tidak ada perhatian”, jelasnya.

Jerry mengaku heran, ruang kerjanya tidak bisa diperbaiki. Namun Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang terus membangun beberapa pos jaga Satpol PP di bagian timur dan bagian barat gedung Bupati Kupang. Selain itu Bagian Umum Setda juga membangun taman dan parkiran di belakang Kantor Bupati Kupang serta perbaikan toilet di kantor Bupati Kupang.

“Ini bukti tidak ada penghargaan dan tidak ada perhatian dari bagian umum kepada wakil bupati. Saya juga rasa tidak apa-apa. Karena ini hanya ruang kerja. Bukan milik saya”, ujarnya.

Baca Juga  Acara Pembukaan Munas Aspeksindo Digelar di Atas KRI Palaksa Semarang 594

Meskipun ruang kerjanya itu bukan milik pribadi, namun Jerry mengatakan, bahwa ruang kerjanya itu menunjukkan wajah dan wibawa dari seorang wakil kepala daerah sebagai seorang pimpinan.

“Ruangan saya ini biasa didatangi banyak tamu. Tapi wartawan lihat sendiri kondisi ruangan kerja saya ini. Tidak ada perhatian dari staf saya”, jelasnya.

Ia mengaku menyikapi ketidakpedulian bagian umum tersebut secara santai. Sebab masa jabatannya masih menyisakan satu tahun saja.

Jerry juga mengaku, selain ruang kerjanya yang tidak diperbaiki, Bagian Umum Setda Kabupaten Kupang juga tidak melakukan pengadaan fasilitas di Rumah Jabatan Wakil Bupati Kupang. Akibatnya, sejak menjabat wakil bupati, ia tidak bisa menempati rumah jabatan.

“Rumah jabatan saja saya tidak bisa tinggal karena tidak ada satu potong barangpun yang ada di dalam rumah jabatan,”, keluhnya.

Selain itu, Jerry juga mengatakan, dalam menjalankan tugas sebagai wakil bupati terkadang terhambat. Karena bahan bakar untuk kendaraan dinasnya tidak mencukupi. Sehingga ia harus menggunakan uang pribadi untuk mengisi bahan bakar.

Baca Juga  Menolak Politik Identitas Para Bandit Politik di NTT

Namun menurutnya, kekurangan bahan bakar itu tidak boleh menghambat tugasnya sebagai abdi negara.

Sementara itu, Kabag Umum Setda Kabupaten Kupang, John Sula yang dikonfirmasi media ini di ruangan kerjanya mengatakan, ia sudah berupaya untuk melakukan perbaikan ruangan kerja Wakil Bupati Kupang tersebut. Terbukti, ia sudah pernah mengundang konsultan perencana untuk melihat langsung kondisi ruangan kerja Wakil Bupati yang rusak. Namun kendalanya, lanjut John, Wakil Bupati Kupang sering tidak berada di tempat.

Kendala lainnya, lanjut John, perbaikan ruangan kerja Wakil bupati Kupang tersebut harus disesuaikan dengan ide dari Jerry Manafe.

Pantauan media ini, Kamis,(27/04/2023), Lantai ruangan kerja tergenang air dan tembok ruangan terkelupas karena terkena air hujan akibat kebocoran atap bangunan. Terasa aroma sedikit pengab di dalam ruangan. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru