Ini Penjelasan Kapolres Malaka Terkait Aksi Blokade Jalan Masuk ke Kantor Bupati Malaka dan RSUPP Betun

- Editor

Jumat, 1 April 2022 - 10:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – Diduga tidak diakomodir sebagai Tenaga Kontrak Daerah (Teda), sejumlah warga marah dan memblokade jalan masuk ke kantor Bupati Malaka dan Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun. Akibatnya, aktivitas pelayanan di rumah sakit tersebut sempat lumpuh beberapa jam.

Aksi blokade jalan masuk ke kantor Bupati Malaka dan RSUPP Betun itu terjadi pada Kamis (31/3/2022) malam.

Aksi itu ramai diposting warga di beranda Facebook. Dalam video yang beredar luas itu, terlihat sejumlah warga memblokade jalan masuk kantor Bupati Malaka menggunkan kayu dan batu.

Kapolres Malaka, AKBP, Rudy J.J Ledo, SH, SIK, membenarkan aksi blokade jalan masuk kantor Bupati Malaka dan RSUPP Betun tersebut.

Namun menurut Rudy yang dikonfirmasi media ini, Jumat (1/4/2022) mengatakan, situasi terkini, aksi blokade jalan masuk kantor bupati Malaka sudah dibuka kembali.

“Benar ada kejadian blokir itu. Tapi puji Tuhan, setelah kita turun, kita jelaskan kepada masyarakat bahwa nanti akan bertemu dengan Pak Bupati dan itu juga merupakan fasilitas umum pelayanan kesehatan bagi masyarakat Malaka seluruhnya sehingga mereka (warga) mengerti dan mereka kembali membuka (blokade)”, jelas Kapolres Rudy.

Baca Juga  Aparat Hukum Diminta Lidik Proyek Septik Tank Mangkrak di Desa Wederok dan Desa Raimataus

Ia mengaku belum mendalami motif dari aksi blokade jalan tersebut. Namun menurutnya, kemungkinan besar, motif dari aksi itu adalah adanya ketidakpuasan dari oknum warga yang tidak terakomodir sebagai Teda.

Menurutnya, sesuai rencana, warga yang memblokade jalan masuk ke kantor Bupati Malaka dan RSUPP Betun akan melakukan tatap muka secara langsung dengan Bupati Malaka.

Rudy mengimbau, kepada seluruh masyarakat Malaka agar dapat menyalurkan aspirasi secara bijak, jika ada ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah.

Baca Juga  Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kecamatan Insana Barat Penuh Hikmah

“Kalau memang ada ketidakpuasan apapun juga, itu bisa menyalurkannya dengan langkah yang tepat. Apalagi seperti kemarin ada yang sakit, ada yang meninggal mau jemput mayatnya tidak bisa”, ungkapnya.

Kapolres Rudy berterima kasih kepada masyarakat yang melakukan aksi blokade jalan masuk kantor Bupati Malaka dan RSUPP Betun. Sebab warga bisa memahami penjelasan pihak kepolisian dan menghentikan aksi blokade jalan sehingga aktivitas di RSUPP Betun bisa normal seperti semula. (epy).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:43 WITA

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Berita Terbaru