Prof Rokhmin Dahuri Paparkan Potensi Perikanan Malaka

- Editor

Selasa, 9 November 2021 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com -Dalam kunjungan Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Gotong Royong era Presiden Megawati Soekarnoputri, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS menyampaikan Perikanan di kabupaten Malaka Kalau ditinjau dari segi potensi ada 2 yakni perikanan penangkapan dan perikanan budidaya.

Perikanan tangkap menurut Prof Rokhmin Dahuri, di kabupaten Malaka Potensi produksi lestari dari laut kabupaten Malaka itu mencapai 135.000.

Oleh karena itu, kata Prof Dahuri, kehadiran saya dan prof Budiyono dari ITB Bertekad untuk meningkatkan teknologi penangkapan ikannya baik dari segi kapal maupun dari segi tangkapan ikan.

“Jadi kita akan meningkatkan penangkapan dari produksi lestari”, ujar Prof Dahuri.

Terkait tambak garam, Prof Dahuri, kita masih import hampir 4juta ton garam untuk industri. kalau untuk garam konsumsi sudah sesuai swasembada.

Prof Dahuri juga menegaskan akan bangun industri pengolahan di Malaka supaya ada nilai tambah dan lapangan pekerjaan tercipta dimana akan ada efek pengganda atau multifer efek karena kalau sudah ada pabrik pengolahan ikan, pasti ada hotel, ada jasa transportasi ada jasa keuangan, jasa packing dan lainnya.

Baca Juga :  Terima Bantuan Dari Polri, Dr.Simon Nahak Ajak Masyarakat Untuk Selalu Bersyukur Atas Setiap Bantuan.

“Kita mau membangun Malaka bukan hanya 5 atau 10 tahun tapi berkelanjutan maka pak Ismail punya tugas itu bagaimana memastikan ekosistem pesisir laut itu tidak rusak”, ucap Prof Dahuri

Baca Juga  Henry Simu Sebut, Oknum Teda di Malaka Jadi Kuasa Direktur, Kerja Proyek dan Mengawas Proyek

Prof Dahuri berjanji sebagai penasehat menteri, tentunya setelah pulang saya akan yakinkan menteri untuk bangun Malaka mengingat potensinya bagus Lalu ada hal yang lebih strategis bahwa kabupaten ini perbatasan dengan Negara Timor Leste.

Prof Dahuri punya harapan untuk ke depannya, masyarakat Malaka bisa makmur, sejahtera dengan basis dasar ekonomi kelautan perikanan seperti tangkap, budidaya, industri pengolahan, tambak garam, nanti lebih berkembang lagi industri upaya teknologi seperti prodak laut untuk farmasi untuk kosmetik, itulah ekonomi biro bukan hanya ikan dan udang dan akaranga tetapi produk-produk farmasi dan non-food. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA