Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

- Editor

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNALNTT – Kehadiran akses transportasi udara yang menghubungkan Kefamenanu (Kefa) ke kota kupang mendapat respons dari masyarakat.

Darius Kolo, warga Kelurahan Sasi, RT 19/RW 02, mengungkapkan bahwa penerbangan ini memang membawa manfaat, namun belum sepenuhnya bisa dinikmati oleh semua orang.

“Perasaan kami tentu baik dengan adanya transportasi udara ini, tetapi program ini lebih cocok untuk masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas,” ujarnya, Rabu ( 15/7/2026).

Ia menjelaskan, biaya perjalanan darat dari Kefamenanu ke Kupang saat ini berkisar Rp125 ribu, sedangkan harga tiket pesawat jauh lebih tinggi.

“Kalau ditanya apakah masyarakat bisa menjangkau pesawat, tentu bisa, tetapi akan ada perbandingan biaya. Untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah, itu sangat sulit karena kondisi ekonomi masyarakat di sini masih lemah,” jelas Darius.

Baca Juga  Warga Temukan Amunisi Aktif, Polres TTU Gerak Cepat Amankan

Darius berharap pemerintah daerah bisa memberikan subsidi tiket pesawat agar masyarakat kecil juga bisa merasakan manfaat dari kehadiran transportasi udara tersebut.

“Harapan kami, bisa ada subsidi dari pemerintah daerah. Misalnya setengah biaya ditanggung pemerintah, dan setengahnya lagi oleh masyarakat, ” ungkapnya.

Darius menegaskan, kehadiran penerbangan Kefamenanu–Kupang tetap menjadi kemajuan bagi daerah, namun perlu diimbangi dengan kebijakan yang berpihak pada seluruh lapisan masyarakat agar akses tersebut benar-benar inklusif.

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru