Ungkap Masalah MBG di TTU, Wabup Kamilus Elu Kecewa Pengelola Abaikan Kesepakatan Bahan Baku Segar

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, memanggil seluruh stakeholder terkait untuk membahas masalah serius di program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dalam rapat koordinasi di Aula Kantor Bupati pada Senin (2/3/2026), Kamilus Elu tidak menutupi kekecewaannya terhadap Koordinator SPPI dan SPPG Kabupaten TTU.

“Perlakuan seperti ini sangat tidak bisa diterima! Anak-anak sekolah di TTU harus mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi, bukan makanan yang berulat dan basi,” tegas Kamilus Elu, mantan staf Ahok ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah ini terungkap setelah adanya laporan tentang makanan berulat dan basi di SMK Negeri 1 Kefamenanu.

Baca Juga  Uskup Atambua Ajak Umat Melihat Nilai Kebaikan Dalam Hidup

Kamilus Elu menegaskan bahwa hal ini tidak boleh terulang lagi, karena program MBG bertujuan untuk meningkatkan kualitas generasi muda TTU, yang akan menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045.

Dalam rapat tersebut, Kamilus Elu menekankan bahwa SPPI dan SPPG harus bekerja serius dan bertanggung jawab dalam mengawasi program MBG.

“Kami membayar mahal untuk SPPI dan SPPG supaya mereka membantu pemerintah daerah mencerdaskan anak bangsa, bukan membuat mereka keracunan,” ujarnya.

Kamilus Elu juga meminta agar pengelola dapur MBG menggunakan bahan baku segar dan lokal dari masyarakat TTU, seperti beras dari Wini, Haekto, dan Lurasik.

Baca Juga  Pupuk Semangat Nasionalisme Warga Jelang HUT RI, Kodim TTU Bagi-bagi Sembako dan Bendera Merah Putih

Kekecewaan Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu adalah pada saat rapat koordinasi di bulan Januari 2026 lalu telah disepakati supaya daging ayam, telur maupun beras harus menggunakan bahan baku yang segar dan diambil dari masyarakat TTU.

Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan dampak ekonomi dari program ini, bukan hanya jadi penonton,” katanya.

Tetapi hingga saat ini (Maret) justru daging ayam yang dipakai pengelola dapur MBG adalah ayam beku (Frozen). Sehingga tidak heran ada makanan yang disajikan berulat”, ujar mantan staf Ahok ini.

Baca Juga  Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Selain itu, Kamilus Elu mengingatkan bahwa SPPI dan SPPG di TTU merupakan perpanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan harus memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak di TTU.

“Jika ada kesulitan soal suplai bahan baku, koordinasikan dengan Pemda TTU, jangan mengambil jalan sendiri. Bupati dan Wakil Bupati adalah penanggung jawab di TTU dan tidak boleh berlaku ego,” tutup Kamilus Elu.

Dengan adanya teguran ini, diharapkan SPPI dan SPPG di TTU dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan program MBG, sehingga anak-anak di TTU dapat menikmati makanan yang sehat dan bergizi.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru