Uskup Agung Kupang Imbau Kepada Seluruh Umat Jaga Kondusivitas dan Tidak Terprovokasi

- Editor

Senin, 1 September 2025 - 12:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, mengimbau segenap umat dan masyarakat di wilayah pelayanan Keuskupan Agung Kupang, agar tidak terprovokasi dengan hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seruan itu menyusul ditengah maraknya aksi unjuk rasa diberbagai daerah di Indonesia beberapa waktu terakhir ini.

Baca Juga  Penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Kupang Terkendala Belum Adanya Perda

Mgr. Hironimus mengajak segenap umat dan masyarakat di wilayah pelayanan Keuskupan Agung Kupang, agar tetap menjaga kondusivitas, keamanan, ketertiban, kerukunan dan kedamaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Marilah untuk berpikir arif, jernih, sehat dan kritis dalam menyikapi kondisi bangsa ini serta tetap menjaga keharmonisan yang baik dengan pemerintah dan segenap aparat TNI/POLRI”, Ujar Mgr. Hironimus dalam keterangannya Minggu ( 31/8/2025).

Baca Juga  Bupati Malaka Diajak Bupati Belitung Lihat Budidaya Ikan Kerapu

Menurutnya, demonstrasi tidak dilarang karena menyampaikan pendapat. Namun, ia menegaskan aksi harus dilakukan dengan damai dan tetap menjaga kondusivitas, ketertiban dan menghindari provokasi.

“Mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa demi kemajuan Indonesia. Hal itu tercermin dalam kitab Matius 5:9. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah,” kutipnya.

Baca Juga  Usai Diperiksa Polisi Secara Maraton, Korinus Masneno Akui Melakukan Perintah Membayar Kepada Tersangka SL

Ia menambahkan, Yesus Kristus mengajarkan kasih, solidaritas, dan perdamaian, serta mendorong umat untuk menjadi pembawa damai melalui tindakan nyata seperti rekonsiliasi, pengampunan dan tanpa kekerasan.

“Oleh karena itu, mari sampaikan aspirasi dengan cara damai, sebagaimana teladan dari Yesus Kristus kepada kita,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru