Dinkes TTU Beberkan Hasil Uji Labkes Temukan Sebagian Besar Ikan di Pasar Tradisional Kefamenanu Mengandung Formalin

- Editor

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menemukan sebagian ikan mengandung bahan pengawet kimia yakni formalin, di pasar tradisional Kefamenanu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Robert Tjeunfin, menyampaikan informasi tersebut melalui akun medsosnya, Jumat ( 29/8/2025).

Robert menyampaikan, dari hasil uji Laboratorium Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Labkes Kemenkes RI), terhadap sampel ikan yang diuji, ditemukan sebagian besar ikan yang di jual di Pasar Tradisional Kefamenanu atau di jual secara eceran mengandung formalin.

“Ini sebenarnya dalam rangka edukasi atau sosialisasi terhadap masyarakat TTU, bahwa di depan kita ada bahaya yang mengancam nyawa manusia. Hasil laboratorium ini dipublikasikan bukan bertujuan merugikan para penjual ikan melainkan sebagai lembaga yang memiliki kewenangan memberikan perhatian penting atas masalah ini,” beber Robert.

Ia mengimbau kepada konsumen agar cerdas dalam memilih dan membeli, karena tidak semua ikan mengandung formalin.

Baca Juga  Inovatif ! SDN Naibonat Siap Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Ciri ikan berpengawet kimia antara lain memiliki aroma menyengat, warna bersih, cerah, bertekstur keras, tidak rusak jika disimpan lebih sebulan dan tidak dihinggapi lalat.

“Sedangkan ikan yang tidak mengandung formalin cenderung mudah hancur, warna agak kusam, dihinggapi lalat dan rusak jika disimpan kurang dari satu bulan,” pungkasnya.

Terkait temuan tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati- hati saat membeli ikan di pasar maupun eceran.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru