Pemerintah Kabupaten TTU Mendapat Bantuan 20 Unit Handtraktor dari Kementerian Pertanian

- Editor

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara menerima bantuan traktor dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Selasa (17/6/2025).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Pusat untuk mendukung sektor pertanian dalam meningkatkan produktivitas para petani.

Bantuan alat-alat pertanian tersebut merupakan upaya Bupati dan Wakil Timor Tengah Utara, Yosep Falentino Delasalle Kebo dan Kamilus Elu, dalam membangun komunikasi dan kolaborasi bersama Pemerintah Pusat dalam rangka mendukung sektor pertani di Kabupaten TTU.

Hal itu terbukti besarnya dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan bantuan peralatan mesin pertanian sebanyak 20 unit handtraktor kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Perkebunan.

Bupati Falen Kebo dan Wakil Bupati Kamilus Elu menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Pertanian, juga atas perjuangan Distan Kabupaten Timor Tengah Utara, sehingga bantuan tersebut diterima.

Baca Juga  Pemkab Malaka Usul Program Senilai Rp 621.625.000.000 Dalam Forum Musrenbang Tingkat Provinsi NTT

Orang nomor satu di Kabupaten TTU itu mengajak seluruh masyarakat Kabupaten TTU untuk mendukung program Ketahanan Pangan Presiden RI yang mengedepankan sektor pertanian.

Plt. Kepala Dinas Pertanian TTU, Charles Malelak kepada Jurnal NTT, mengatakan beberapa waktu lalu, atas permintaan Bupati TTU kepada Dinas Pertanian agar mempersiapkan dan mengajukan proposal kepada Kementerian Pertanian.

Baca Juga  Pemkab TTU Gelar Forum Konsultasi Publik, Selaraskan SDGs/ TPB dengan RPJMD

Pengajuan proposal tersebut membuahkan hasil yakni mendapatkan 20 unit traktor roda 4.

“Untuk sementara waktu masih menunggu arahan untuk dibagikan. Bantuan ini, diharapkan semakin memperkuat basis produksi pangan lokal dengan mengoptimalkan dua komoditas utama seperti padi dan jagung yang menjadi fokus utama,” ujar Charles.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA