Bupati Kupang dan Kadis Pendidikan Sabet Penghargaan Sebagai Pejabat Inspirator Guru Penulis Agupena

- Editor

Senin, 12 Mei 2025 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah Sertifikat Penghargaan yang diterima Bupati Kupang, Yosef Lede, SH dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr.Eliazer Teuf, S.Pd.,M.Pd. foto: istimewa.

Inilah Sertifikat Penghargaan yang diterima Bupati Kupang, Yosef Lede, SH dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr.Eliazer Teuf, S.Pd.,M.Pd. foto: istimewa.

Kupang, Jurnal-NTT – Bupati Kupang, Yosef Lede dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang menyabet penghargaan sebagai Pejabat Inspirator Guru Penulis dalam Agupena. Para Guru Penulis Inspirator tahun 2025 asal Kabupaten Kupang juga memperoleh pengahrgaan.

Asosiasi Guru Penulis Indonesia adalah organisasi di Indonesia yang bernaung di bawah bendera Yayasan Agupena. Organisasi ini beranggotakan guru dan pensiunan guru, dosen dan pensiunan dosen, dan tenaga kependidikan dan pensiunan tenaga kependidikan yang memiliki minat dalam kepenulisan.

Bupati Yosef Lede diganjar penghargaan ini karena sukses memotivasi para guru penulis melalui sambutannya yang tertuang dalam buku Biografi sosok Dr.Eliazer Teuf, S.Pd.,M.Pd dengan judul “Anak Tani Meraih Gelar Doktor”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya di buku Biografi itu, Bupati Kupang mengapresiasi perjuangan Dr. Eliazer Teuf, anak seorang petani yang pernah bekerja sebagai penjual ikan dari kampung Nefoseran, Desa Rabeka, di pedalaman Amarasi Timur.

Bupati Kupang menyebut Dr Eliazer sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya demi mengangkat harkat dan martabat keluarganya.

“Ketekunan, kerja keras dan doa yang tulus membuat sang Doktor meraih segala yang dicita-citakannya. Pejabat yang sangat menginspirasi dan memotovasi”, demikian penggalan sambutan Bupati Yosef Lede dalam buku Biografi itu.

Baca Juga  Jelang New Normal, Masyarakat Desa Oelbiteno Tetap Buka Posko Covid-19

Bupati Kupang mengutip ungkapan Latin “corgito ergo sum” yang berarti “aku berpikir maka aku ada” dari Rene Descartes.

“Kemarin saya berpikir maka hari ini saya ada sebagai Bupati Kupang untuk membangun Kabupaten Kupang tercinta dalam segala aspek kehidupan masyarakat”, ungkap Bupati Yosef Lede dalam sambutannya.

Bupati Yosef Lede juga tidak lupa memotivasi para guru penulis yang bernaung di bawah Yayasan Agupena karena telah menyelesaikan penulisan buku Biografi “Anak Petani Raih Gelar Doktor” tersebut dan delapan buku lainnya.

Menurutnya, literasi menulis, lebih dari sekadar kemampuan mengeja dan menyusun kalimat, untuk membuka kunci pengetahuan, kreativitas dan pemberdayaan diri. Kemampuan menulis yang baik, memungkinkan individu mengekspresikan pikiran, ide dan pengalaman mereka serta berkontribusi bagi perkembangan intelektual dan sosial masyarakat.

Buku “Anak Petani Meraih Gelar Doktor” tersebut, menurutnya, merupakan bukti nyata akan dampak positif literasi menulis dalam mengubah hidup seseorang. Ia berharap semoga buku tersebut dapat menginspirasi bannyak orang di Kabupaten Kupang untuk mencapai mimpi mereka.

Ketika dikonfirmasi wartawan, terkait penghargaan yang diterima Bupati Kupang ini, Dr.Eliazer Teuf mengatakan, Buku Biografi dirinya itu dilaunching Bupati Kupang saat Hardiknas 2 Mei 2025 dan dibawa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Agupena di Jakarta. Dalam seminar itu, Bupati Kupang mendapat penghargaan sebagai Pejabat Inspirator Guru Penulis Nasional pada tanggal 11 Mei tahun 2025.

Baca Juga  Ruas Jalan Nanin-Nanebot Rusak Berat, Warga Terisolir Saat Musim Hujan

Dr Eliazer juga mendapatkan penghargaan serupa sebagai Pejabat Inspirator Bagi Guru Penulis dalam Agupena.

Ketua Yayasan Agupena Provinsi NTT, Dra.Lilis Ika Herpianti Sutikno, SH yang juga menjabat sebagai Kepala UPTD SMP Negeri 3 Kupang Barat, mengaku terharu. Sebab dalam kegiatan Rakornas Agupena di Univeesitas Negeri Jakarta tersebut, Provinsi NTT menapaki perubahan menuju provinsi literasi terbaik se-Indonesia.

“Terharu mengharu biru…
Dalam kegiatan Rakornas Agupena di Universitas Negeri Jakarta. NTT membawa perubahan menuju provinsi literasi terbaik se Indonesia. Bismillahirrahmanirrahim…
Alhamdulillah…NTT the best dari Bupati, Kepala Dinas, dan peserta semua mendapatkan penghargaan terbaik”, tulis Lilik dalam akun Facebook pribadinya.

Menurutnya, tanggal 2 Mei 2025 yang lalu, Bupati Kupang launching sembilan buku, termasuk buku “Anak Petani Meraih Gelar Doktor”. Acara launching yang ditandai dengan pelepasan sembilan balon ke udara itu disiarkan secara live di media sosial dan ditonton langsung oleh pengurus Yayasan Agupena Pusat.

Launching sembilan buku itu kemudian dibahas dalam Rakornas di Universitas Negeri Jakarta dan Kabupaten Kupang dinobatkan sebagai daerah dengan sumber buku terbanyak dan penulis terbaik.

Lilis mengajak seluruh guru di Kabupaten Kupang agar memperbanyak literasi dengan tagline “Sagu Satu” satu guru satu buku atau satu guru menulis satu buku setiap tahun.

Baca Juga  Hasil Autopsi Jenazah Maleo dan Rio Bakal Dirilis Dua Pekan Pasca Autopsi

Ia berharap, kedepan, Bupati Kupang dapat memperhatikan para Guru Penulis dengan memberikan anggaran sebagai rangsangan kepada uru penulis di Kabupaten Kupang. Sebab kendala yang dihadapi para guru penulis adalah biaya. Selama ini, katanya, guru penulis menggunakan biaya sendiri.

Selain Bupati Kupang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Dr.Eliazer Teuf, penghargaan diberikan juga bagi peserta Penulis Inspirator tahun 2025 dari Kabupaten Kupang.

Penulis Inspirator 2025 dari Kabupaten Kupang yang mendapat penghargaan berupa sertifikat itu yakni :
1. Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, S.H, Kepala UPTD SMP Negeri 3 Kupang Barat & Ketua Agupena Wilayah NTT
2. Mery Constantiana Lola, S.Pd., M.Pd, Kepala UPTD SD Oelamasi & Ketua Agupena Cabang Kabupaten Kupang
3. Florince Lumba, S.Pd, Kepala UPTD SMP Negeri 2 Kupang Timur & Pengurus Agupena NTT
4. Loriana Lenggu, S.Pd, Kepala UPTD SD Tolaka Indah
5. Maksudin, S.Pd., M.Hum, Plt. UPTD SMP NEGERI 2 & Pengurus Agupena NTT
6. Etni Susanti Djo Talo, S.Pd, Kepala UPTD SMP Negeri 3 Fatuleu Tengah & bendahara Agupena NTT.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:43 WITA

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Berita Terbaru