Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik Nusa Tenggara Timur Rabu,27/8/2025.
KUPANG,jurnalntt.com| Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik Nusa Tenggara Timur Rabu,27/8/2025.
Kunjungan kerja spesifik dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan terhadap Bank Daerah sebagai BUMD yang memberi kontribusi besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kunker spesifik Komisi II DPR RI dipimpin oleh ketua tim Anggota Komisi II RI dari Fraksi Golkar Andar Amin Harahap, M.Si dan beberapa anggota Komisi II DPR RI dari berbagai Fraksi.
Ketua tim Andar Amin Harahap mengatakan bahwa kehadiran BUMD dinilai strategis sebagai instrumen pembangunan ekonomi daerah Penyediaan Layanan publik sekaligus motor peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sekda NTT Cosmas D. Lana menyampaikan bahwa Bank NTT telah berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Posisi 30 Juni 2025total modal disetor Bank NTT mencapai Rp2,133 triliun dengan komposisi saham mayoritas dimiliki oleh pemerintah Provinsi NTT sebesar 24,69 persen ( 525 miliar) dan sisanya dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Kota se-NTT.
Sebagai BUMD terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Timur per Juni 2025, Bank NTT memiliki aset Rp17,57 triliun, ekuitas Rp2,64 triliun, laba Rp114,66 miliar dengan total pegawai 2021 orang termasuk 3 Direksi dan 1 Komisaris.
Dengan cakupan bisnis perbankan mulai dari layanan, funding, lending, digital/elektronik hingga layanan ekosistem keuangan daerah.
Selain itu Sekda NTT Cosmas berharap karena BUMD merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan daerah, maka perlu adanya payung hukum yang komprehensif dalam bentuk UU baru tentang BUMD.
Komisi II DPR RI menyambut baik upaya penguatan BUMD agar ada regulasi untuk penguatan BUMD sebagai bentuk keseriusan untuk membantu daerah dalam meningkatkan PAD.
Selain itu juga Komisi II DPR RI mendorong untuk mengoptimalkan potensi- potensi pendapatan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Vir)



