BI dan PMI NTT Bersinergi dalam Aksi Donor Darah Peduli Manise

Posted by : jurnalnt November 1, 2025 Tags : BI NTT , DONOR DARAH , PMI

KUPANG,jurnalntt.com. || Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) NTT menggelar kegiatan donor darah dengan tajuk “Peduli Manise” di Hotel Swiss-Belcourt Kupang Jumat, 31-10-2025.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah dan membantu memenuhi kebutuhan darah di NTT dan Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara QRISTREET Feat Katong Manise yang berkolaborasi dengan Takuju Market.

Demikian disampaikan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, kepada awak media.

Ia menjelaskan Kegiatan donor darah ini juga merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia dan PMI NTT untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kemanusiaan di masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stok darah di PMI NTT dapat meningkat dan membantu mereka yang membutuhkan transfusi darah.

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk kemudian digunakan sebagai transfusi darah bagi pasien yang membutuhkan. Kegiatan ini sangat penting karena darah tidak dapat diproduksi secara artifisial dan hanya dapat diperoleh dari donor manusia.

Kegiatan ini bagian dari kolaborasi dengan Tapu Jumarket, yang berlangsung sejak 29 Oktober sampai 7 November. Donor darah ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk membantu penyediaan kantong darah di Kota Kupang,” ungkap Didiet Aditya.

Menurut Didiet, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT biasanya memang menggelar kegiatan donor darah di kantor  BI dilakukan setiap tiga bulan sekali. Namun kali ini, pelaksanaannya berbeda ke lokasi acara agar lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan memilih lokasi yang strategis dan mudah dijangkau, Bank Indonesia dan PMI NTT berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi dan peduli dengan sesama yang membutuhkan.

“Biasanya di kantor BI, tapi karena ada event di sini, kami selenggarakan di lokasi ini supaya masyarakat sekitar juga bisa ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Selain donor darah, BI juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti Bazaar Wangtime, pemilihan Duta Rupiah, lomba antar pelajar SD, SMP, dan SMA, serta talkshow pada sore hingga malam hari. Sebanyak 27 UMKM ikut terlibat dan seluruh transaksi menggunakan QRIS.

“Semua UMKM wajib pakai QRIS agar masyarakat terbiasa bertransaksi digital. Harapannya, UMKM makin mudah dalam pembayaran dan bisa berkembang lewat event lokal seperti ini,” kata Didiet.

Dengan adanya kerja sama antara Bank Indonesia dan PMI NTT, diharapkan kegiatan donor darah seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat NTT.

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi NTT, dr. Alvin Soehendry Wijaya, menyebut proses pengambilan darah berjalan lancar.

“Sampai saat ini sudah terkumpul sekitar 175 kantong darah. Kami siapkan tiga tempat untuk screening TNC dan empat meja untuk pengecekan HB,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit.

“Biasanya kebutuhan darah per hari sekitar 80–100 kantong. Jadi, dukungan dari BI ini sangat membantu pasien-pasien yang membutuhkan,” ujar dr. Alvin.

Salah satu pendonor, Donius Kudji, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap semakin banyak masyarakat mau ikut berdonor.

“Kegiatan ini sangat positif karena bisa membantu pasien yang kekurangan darah. Saya harap masyarakat Kupang rajin donor darah karena setetes darah sangat bermanfaat bagi sesama,” tuturnya.

Donius Kudji juga mengungkapkan pelayanan yang diberikan sangat baik.

Pelayanannya ramah, baik dari pihak BI maupun PMI. Saya golongan darah O plus, dan ini baru pertama kali ikut donor darah yang diselenggarakan BI, tapi sebelumnya sudah sering donor lewat PMI,” ujarnya (*)

RELATED POSTS
FOLLOW US